Kamis, 25 Juli 2013
Ebook Matematika SD
Untuk mendonload Ebook Matematika SD
silahkan pilih link dibawah ini:
Ebook SD Kelas 1
Ebook SD Kelas 2
Ebook SD Kelas 3
Ebook SD Kelas 4
Ebook SD Kelas 5
Ebook SD Kelas 6
Labels:
Ebook Matematika
Selasa, 18 Juni 2013
Proses Belajar Matematika
Belajar
matematika adalah bentuk belajar yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan
terencana yang dalam pelaksanaannya dibutuhkan suatu proses yang aktif individu
untuk memperoleh pengalaman atau pengetahuan baru hingga menyebabkan perubahan
tingkah laku.
Proses
belajar mengajar merupakan inti dari keseluruhan proses pendidikan dengan guru
sebagai pemegang peranan utama. Belajar mengajar adalah suatu proses yang
mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal
balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu.
Interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa merupakan syarat utama bagi berlangsungnya
proses belajar mengajar.
Interaksi
dalam proses belajar mengajar mempunyai arti yang sangat luas, tidak sekedar
hubungan guru dengan siswa tetapi interaksi edukatif. Dalam hal ini bukan hanya
menyampaikan pesan berupa materi
pelajaran melainkan juga nilai dan sikap pada diri siswa yang sedang belajar.
Untuk
lebih memahami prinsip proses belajar mengajar ada baiknya diuraikan proses belajar
dan mengajar. Pengertian proses dalam tulisan ini merupakan interaksi semua
komponen atau unsur yang terdapat dalam belajar mengajar yang satu sama lain
saling berhubungan dalam ikatan mencapai suatu tujuan (Usman, 1990: 17).
Labels:
Belajar
Rabu, 06 Maret 2013
Pengertian Hasil Belajar
Hasil belajar merupakan prestasi yang
dicapai seseorang setelah mengikuti proses belajar mengajar. Hasil belajar
dapat digunakan untuk melihat apakah seseorang telah melakukan proses belajar
mengajar dengan baik. Proses belajar akan berhasil bila hasilnya membawa
perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan nilai sikap.
Nana
Sudjana (2010: 3) mendefinisikan hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah
perubahan tingkah laku yang telah terjadi melalui proses pembelajaran.
Perubahan tingkah laku tersebut berupa kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa
setelah aktifitas belajar yang menjadi perolehan belajar. Dengan demikian hasil
belajar adalah perubahan yang terjadi pada individu setelah ia menerima
pengalaman belajarnya.
Sedangkan
Menurut Gagne dalam Whandi (2007: 12) belajar di definisikan sebagai “suatu
proses dimana suatu organisme berubah perilakunya akibat suatu pengalaman”.
Slameto (2003: 5) menyatakan belajar adalah “suatu proses usaha yang dilakukan
seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru
secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya”.
Menurut
Benyamin Bloom (Nana Sudjana, 2010: 22-31), hasil belajar terbagi menjadi tiga
ranah yaitu.
a. Ranah Kognitif
Ranah
kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam
aspek yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan
evaluasi. Kita sering mengenalnya dengan C1 s.d. C6..
b. Ranah Afektif
Ranah
afektif berkenaan dengan sikap dan nilai yang terdiri dari lima aspek yaitu
penerimaan, jawaban atau reaksi, penilaian, organisasi, dan internalisasi.
c. Ranah Psikomotorik
Hasil
belajar ranah psikomotorik tampak dalam bentuk ketrampilan (skill) dan kemampuan bertindak individu.
Ada enam aspek psikomotorik, yaitu gerakan refleks, ketrampilan gerakan dasar,
kemampuan perceptual, kemampuan dibidang fisik, gerakan-gerakan skill, dan gerakan ekspresif dan
interpretative.
Labels:
Belajar
Kamis, 19 Januari 2012
Cara Menguasai Rumus Cepat Matematika
“Belajar
matematika adalah belajar hidup. Matematika adalah jalan hidup.”
Trachtenberg
mempertaruhkan jiwanya menentang Hitler. Trachtenberg, setelah
menyelami prinsip-prinsip matematika, menyimpulkan bahwa prinsip
kehidupan adalah keharmonisan. Peperangan yang terus berkobar,
menyulut kebencian tidak sesuai dengan prinsip-prinsip matematika.
Matematika adalah keindahan.
Atas
penentangannya ini, Hitler menghadiahi Trachtenberg hukuman penjara.
Bagi Trachtenberg, perjara bukan apa-apa. Di dalam penjara, dia
justru memiliki kesempatan memikirkan matematika tanpa banyak
gangguan. Karena sulit mendapatkan alat tulis-menulis, Trachtenberg
mengembangkan pendekatan matematika yang berbasis mental-imajinasi.
Labels:
Matematika
Rabu, 28 Desember 2011
Huruf Yunani
Alfabet Yunani (bahasa Yunani: Ελληνικό αλφάβητο, Elli̱nikó alfávi̱to)
adalah sebuah alfabet yang terdiri dari 24 huruf yang telah digunakan untuk
menuliskan bahasa Yunani sejak akhir abad ke-9 SM atau awal abad ke-8 SM. Ini
merupakan tulisan alfabet tertua yang masih digunakan sekarang. Huruf-huruf ini
juga digunakan untuk mewakili angka Yunani (nomor), sejak abad ke-2 SM.
Di bawah ini adalah sebuah tabel
yang menampilkan huruf-huruf Yunani modern, juga bentuknya ketika dijadikan
huruf Romawi. Tabel ini juga menyediakan bentuk huruf Fenisia yang diambil oleh
setiap huruf Yunani. Pengucapan dijelaskan dengan Alfabet Fonetis Internasional.
Labels:
Matematika
Rabu, 07 Desember 2011
Alat Peraga Matematika Untuk Pembelajaran Jumlah Bilangan Asli, Ganjil dan Genap
Berapakah hasil dari 1 + 2 + 3 + … + 1000 = ?
Untuk menjawab soal ini, tentu sulit dan sangat tidak efektif apabila dihitung satu persatu dengan bantuan kalkulator sekalipun.
Untuk menjawab soal ini, tentu sulit dan sangat tidak efektif apabila dihitung satu persatu dengan bantuan kalkulator sekalipun.
Umumnya di sekolah, siswa langsung mendapat rumus untuk menghitung jumlah bilangan asli yaitu 1 + 2 + 3 + … + n = 1/2 n (n+1). Tetapi karena tidak memahami asal usulnya, siswa biasanya hanya menghafalkan saja rumus tersebut.
Pembelajaran tentang jumlah bilangan asli, dapat dilakukan dengan memanfaatkan alat peraga. Dengan menggunakan Alat Peraga Jumlah Bilangan Asli, diharapkan siswa dapat memahami dan memaknai asal usul rumus jumlah bilangan asli. Bahkan, siswa dapat didorong untuk mengembangkan ide-idenya sendiri dalam rangka menemukan rumus tersebut.
Labels:
Alat Peraga
Selasa, 06 Desember 2011
Pembelajaran Kreatif dengan POHON MATEMATIKA
Dr. Subanji mengembangkan suatu model pembelajaran yang disebutnya dengan POHON MATEMATIKA. Dikatakan oleh beliau bahwa pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip open-ended dan problem posing ini, dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif.
Pohon matematika merupakan balikan dari masalah-masalah yang biasa diberikan di kelas. Dalam hal ini siswa menumbuhkan daun dengan membangun masalah atau konsep matematika dari suatu pohon yang berupa pokok bahasan yang diberikan.
Bagi teman-teman yang ingin mempelajarinya silahkan download filenya disini..
Pohon matematika merupakan balikan dari masalah-masalah yang biasa diberikan di kelas. Dalam hal ini siswa menumbuhkan daun dengan membangun masalah atau konsep matematika dari suatu pohon yang berupa pokok bahasan yang diberikan.
Bagi teman-teman yang ingin mempelajarinya silahkan download filenya disini..
Labels:
Matematika
Langganan:
Postingan (Atom)











